Selasa, 25 Oktober 2011

Memahami System Restore Pada Windows

Kalau Windows anda  error atau bermasalah, dan sedang berusaha untuk memperbaikinya,  jangan terburu-buru memutuskan untuk mereformat atau menginstal ulang kalau anda belum mencoba System Restore.

System Restore mencatat informasi sistem  dan  pengaturan registry dan menyimpan informasi ini sebagai Restore Point. Jika pada suatu saat komputer kita tidak berfungsi dengan benar, kita dapat menggunakan restore point untuk mengembalikan Windows  ke keadaan sebelumnya saat komputer berfungsi normal.
Di Windows 7, Untuk mengetahui apakah system restore di komputer kita aktif atau tidak

• Klik Start
• Klik kanan pada computer
• Klik properties
• Klik System Protections

Perhatikan pada Protection,  kalau On, berarti system restorenya aktif.
Bila off, maka system restorenya tidak aktif.


Untuk Windows XP

• klik start
• klik kanan pada my computer
• klik properties
• klik tab system restore
Perhatikan pada tulusan Turn off system restore. Kalau di centang / ceklist berarti system restorenya tidak aktif. dan bila tidak dicentang, berarti system restorenya aktif.
(Kita dapat mengatur on atau off system restore ini dengan login sebagai administrator).
Kalau system restore dalam keadaan aktif, maka setiap perubahan pada sistem akan tercatat dan disimpan sebagai restore point, misalnya pada tanggal 10-10-2011 kita menginstal sebuah aplikasi A, besoknya tanggal 11-10-2011 kita menginstal aplikasi B, seminggu kemudian 18-10-2011 kita menginstal Aplikasi C, dst.
Kemudian misal pada tanggal 20-10-2011 komputer bermasalah. Dengan system restore kita bisa mengembalikan komputer ke keadaan normal, bisa ke tanggal 18-10-2011, ke tanggal 11-10-2011 atau ke tanggal 10-10-2011. atau ke tanggal sebelumya yang tersimpan di restore point.
System Restore tidak menghapus data, maksudnya dokumen office atau data yang kita ketik, atau data-data baru tidak akan hilang ketika dilakukan system restore. Tapi walau demikian saya anjurkan untuk membackup terlebih dahulu sebelum melakukan system restore.
Langkah Melakukan System Restore Pada Windows 7 
(Untuk Windows yang lain, XP dan Windows Vista, langkah-langkah pada umumnya sama.hanya berbeda istilah saja)
• Login Sebagai Administrator
• Klik Start
• Klik All Programs --> Accesories --> System Tools --> System Restore
• Akan muncul jendela Restore system files and setting, klik Next
• Kemudian akan muncul Restore your computer to the state it was in before the selected event, yang kita lakukan adalah memilih waktu /tanggal restore point yang kita inginkan (yaitu saat komputer bekerja normal), kemudian klik Next.
• Akan Muncul Peringatan Konfirmasi, klik Next, kemudian klik Yes.
• Komputer akan secara otomatis merestore untuk  kembali ke  kondisinya ke tanggal / waktu yang telah kita set. Komputer juga akan merestart  secara otomatis.

Semoga bermanfaat.

Senin, 24 Oktober 2011

Menghilangkan Menu Shutdown, Restart, Sleep dan Hibernate

Karena keperluan tertentu, mungkin saja suatu saat anda ingin membuat  komputer supaya tidak bisa dimatikan. Atau misalnya anda sedang menjalankan program atau proses tertentu di komputer tetapi harus meninggalkan ruangan. Untuk mencegah teman atau siapapun  mematikan komputer, maka salah satu caranya adalah dengan mendisable fungsi Shutdown, Restart, Sleep atau Hibernate.

Caranya:

• Klik Start
• Ketik gpedit.msc pada kolom Search Programs and Files  (kolom RUN pada Windows XP)
Klik Enter, maka akan keluar jendela Local Group Policy Editor
• Masuk ke User Configuration --> Administrative Templates --> Start Menu And Taskbar



Remove and prevent access to the shutdown ( Windows 7)


• Untuk Windows 7, pada jendela sebelah kanan cari : Remove and prevent access to the shutdown, Restart, Sleep, and Hibernate, kalau sudah ketemu silakan Dobel Klik
• Untuk  Windows XP,  pada jendela sebelah kanan cari : Remove and prevent access to the Shut Down commandkalau sudah ketemu silakan Dobel Klik.

Remove and prevent access to the Shut Down command ( Windows XP )
• Pilih Enable, kemudian klik OK


• Silakan coba hasilnya, shutdown, Restart, Sleep, Hibernate sudah tidak bisa dilakukan, begitupun kalau anda menekan Ctrl+Alt+Del, menu Shutdownnya tetep disable.

• Untuk menormalkan kembali tinggal ikuti semua langkah di atas, tinggal mengganti pilihan dari Enable ke Disable pada langkah terakhir.

• Ketika sedang dalam keadaan Disable, sebenarnya kita masih bisa melakukan shutdown caranya yaitu dengan mengetik di search  atau RUN command  :
shutdown /s  (untuk shutdown)
shutdown /r  (untuk restart ).

Booting ke Safe Mode tanpa tekan F8

Terkadang kita kalau mau masuk ke safe modenya windows suka terlambat menekan tombol keyboard F8, sehingga kita harus menunggu loading windows normal, dan merestart kembali untuk kembali mengulang langkah menekan F8 saat booting supaya masuk ke safe mode.

Untuk masuk ke safe mode tanpa menekan tombol F8, sebelum  komputer direstart ikuti langkah berikut ini


1. Booting ke Safe Mode tanpa menekan F8 Windows XP

• Klik Start
• Ketik msconfig pada kolom RUN
• Klik OK


System Configuration Utility Windows XP

• Klik Tab BOOT.INI
• Beri Centang / ceklist  pada  /SAFEBOOT  dan MINIMAL
• Klik Apply dan klik OK

• Restart komputer untuk masuk ke safe mode

Untuk mengembalikan ke settingan semula / normal,  ikuti kembali langkah di atas  dan lepaskan centang / ceklistnya.



2. Booting ke Safe Mode tanpa tekan F8 Windows 7


• Klik Start
• Ketik msconfig pada kolom search, atau kolom RUN (Win+R)
• Klik OK
System Configuration Windows 7
• Klik Tab Boot
• Beri Centang / ceklist  pada  Safe boot dan Minimal
• Klik Apply dan klik OK

• Restart komputer untuk masuk ke safe mode
Untuk mengembalikan ke settingan semula / normal,  ikuti kembali langkah di atas  dan lepaskan centang / ceklistnya ( Lepas / hilangkan Centang   pada  Safe boot dan Minimal ).

Mengatasi NOT RESPONDING tanpa Ctrl + Atl + Del

Kalau anda yang sering utak atik komputer, tentunya sering mengalami hal ini, Komputer hang dan muncul peringatan Not Responding.
Untuk mengatasinya yaitu dengan cara meng_kill process dengan menekan kombinasi tombol keyboard Ctrl + Alt + Del untuk masuk ke task manager, untuk meng_End task program yang bermasalah tersebut.

Kita juga bisa meng_kill Process / End task  dengan mengklik mouse, tanpa menekan tombol Ctrl+Alt+Del
Tinggal kita buatkan Shortcutnya, sehingga kalau kita perlu tinggal meng_kliknya saja dengan mouse.
Langkah membuat shortcut:

Klik kanan pada layar kosong di desktop, klik New --> Shortcut
 Pada kolom type the location of the item copy dan paste kode ini :
taskkill.exe /f /fi “status eq not responding” 
Klik Next, klik Finish.

Cara menggunakan video menjadi wallpaper windows xp

Cara menggunakan video menjadi wallpaper windows xp . Jika anda punya video maka bisa menggunakan video tersebut untuk ditampilkan di layar komputer (desktop) sebagai wallpaper. Desktop akan terlihat lebih hidup dengan adanya video yang bergerak-gerak di layar komputer. Dalam contoh ini kita akan menggunakan video air terjun sebagai wallpaper.

Ada beberapa persiapan :
1. Download software xp scene ( ukuran 99 KB) , gunakan link berikut
http://download.softpedia.com/dl/968b4afb7e038090a0764d4f45b3c3c7/4c6ecda6/100117546/software/multimedia/video/XPScene.zip
atau disini
http://www.softpedia.com/progDownload/XPScene-Download-117546.html



2. Download video , gunakan link berikut
http://www.vistahd.org/mpgss/fall%20waters.mpg
atau disini
http://www.vistahd.org/

3. Jika di komputer anda belum terinstal NET Framework 2.0 Service Pack 2 , bisa download disini
http://download.microsoft.com/download/c/6/e/c6e88215-0178-4c6c-b5f3-158ff77b1f38/NetFx20SP2_x86.exe (ukuran 23,8 MB),  file ini dibutuhkan jika wwindows xp anda belum diintegrasikan dengan NET Framework 2.0 Service Pack 2

Langkah selanjutnya:
a. Instal NET Framework 2.0 Service Pack 2
b. Jalankan software XP Scene

Pada step 1, pilih file video (gunakan saja video fall water yang sudah di download pada langkah 2 di atas.
Pilih keep input aspect ratio

Pada step 2 pilih folder tempat menyimpan output (hasil proses)
Pada step 3 klik tombol panah melengkung untuk memulai proses konversi video ke wallpaper (html)




c. Langkah selanjutnya, klik kanan di desktop (layar komputer), pilih properties
akan muncul kotak dialog berikut
 Pilih tabulasi Desktop

Klik tombol Browse untuk memilih file video yang sudah dikonversi ke html  pada langkah b di atas
cari file yang telah dikonversi ke format  html , dalam contoh ini "fall waters"


File fall waters akan masuk ke list Background
Klik Apply , OK
Jika berhasil maka layar komputer (desktop) akan menampilkan video water falls (air terjun).

Untuk pengguna windows 7 , jika ingin mengganti wallpaper windows 7 bisa lihat panduannya disini wallpaper video windows 7

Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk

Sebelumnya saya pernah memposting tutorial cara membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7. Pada tutorial tersebut, saya menjelaskan langkah demi langkah untuk membuat CD Repair (reparasi) Windows 7 yang berfungsi untuk memperbaiki Windows ketika terjadi masalah seperti gagal start.
Namun, bagaimana jika komputer atau laptop Anda tidak memiliki DVD/CD Drive? Tentu CD repair tersebut tidak bisa membantu Anda sama sekali. Nah, pada artikel komputer kali ini, saya akan menjelaskan cara membuat system repair disc Windows 7 dengan Flashdisk. Tepatnya cara memindahkan CD Repair (Reparasi) Windows ke sebuah flashdisk. Jadi Anda yang tidak mempunyai CD/DVD drive masih bisa memperbaiki kerusakan Windows Anda dengan system repair disc dengan media flashdisk.
Untuk membuat System Repair Disc Windows 7 dengan flashdisk, sebelumnya Anda mesti membuat CD Repair (System Repair Disc dengan media CD/DVD) terlebih dahulu. Cara membuatnya bisa Anda baca di artikel Cara Membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7.
Namun, seperti yang saya katakan diatas, jika komputer Anda tidak memiliki CD/DVD drive, Anda bisa mendownload file image (.iso) dari System Repair Disc Windows 7 di website Neosmart. Alternatif lain, Anda meminjam komputer teman yang menggunakan Windows 7 untuk membuat CD Repair Windows 7.
Jika Anda sudah memiliki CD Repair Windows 7 ataupun file image (.iso) System Repair Disc Windows 7, kini saatnya Anda membuat flashdisk sebagai system repair disc Windows 7. Ada 2 tahap yang harus Anda lakukan agar flashdisk Anda bisa digunakan sebagai system repair disc Windows, yaitu membuat flashdisk bootable dengan CMD dan mengcopy isi CD Repair atau file image (.iso) yang telah Anda download di Neosmart.com.
Membuat Flashdisk Bootable
Sebelum mengcopy keseluruhan isi CD Repair Windows 7, Anda mesti membuat flashdisk bootable atau bisa digunakan untuk mem-booting komputer. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Tancapkan USB Flashdisk yang akan Anda gunakan sebagai system repair disc ke komputer. Pastikan flashdisk tersebut tidak berisi data penting karena flashdik akan diformat.
  2. Buka Command Prompt (CMD) dengan mengklik Start » Run. Ketik “cmd” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter. Anda juga bisa mengakses CMD melalui Start » All Programs » Accessories » Command Prompt.
  3. Pada jendela CMD, ketik DISKPART dan tekan Enter. Hasil perintah tadi seperti gambar di bawah.
  4. Hasil Perintah Diskpart
  5. Setelah itu, ketik perintah LIST DISK dan tekan Enter. Perintah ini akan menampilkan daftar disk yang ada di komputer. Kenali yang mana flashdisk Anda dan ingat nomor disknya. Pada komputer saya, flashdisk saya adalah pada Disk 2.
  6. Hasil Perintah List Disk
  7. Selanjutnya, ketik perintah SELECT DISK 2 dan tekan Enter. Ganti DISK 2 dengan nomor disk Anda, misalnya DISK 1 atau DISK 3 dan seterusnya tergantung nomor disk flashdisk Anda pada langkah ke-4 tadi.
  8. Hasil Perintah Select Disk
  9. Berikutnya, ketik perintah-perintah berikut secara berurutan. Tekan Enter setiap Anda selesai mengetik masing-masing perintah.
    CLEAN
    CREATE PARTITION PRIMARY
    SELECT PARTITION 1
    ACTIVE
  10. Hasil Perintah Clean
  11. Selanjutnya, ketik perintah FORMAT FS=NTFS dan tekan Enter. Perintah ini akan memformat flashdisk dengan file system NTFS. Proses ini membutuhkan waktu. Tergantung kapasitas flashdisk. Tunggu hingga proses format selesai (100 percent completed).
  12. Hasil Perintah Format
  13. Setelah proses format selesai, ketik perintah ASSIGN dan tekan Enter. Terakhir ketik perintah EXIT dan tekan Enter untuk keluar dari DISKPART.
  14. Hasil Perintah Assign
Proses pembuatan flashdisk bootable telah selesai. Keseluruhan langkah-langkah tadi bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.
Membuat Flashdisk Bootable Dengan CMD
klik gambar untuk memperbesar

Mengcopy Isi CD Repair atau File Image (.iso)
Setelah flashdisk Anda bootable, kini saatnya mengcopy keseluruhan isi CD Repair Windows 7 atau isi file image (.iso) ke flashdisk. Caranya sangat mudah, cukup copy dan paste saja. Untuk Anda yang mempunyai CD Repair, masukkan CD tersebut ke CD/DVD drive Anda. Buka Windows Explorer dan copy keseluruhan isi CD ke flashdisk. Untuk Anda yang mempunyai file image (.iso) dari system repair disc Windows 7, buka file iso tersebut dengan WinRar. Ekstak file iso tersebut ke sebuah folder. Kemudian copy file hasil ektrak ke flashdisk.
Copy Isi CD
klik gambar untuk memperbesar

Semuanya telah selesai sampai disini. Kini Anda telah memiliki system repair disk Windows 7 dengan menggunakan flaskdisk. Untuk mencobanya, silahkan atur agar komputer Anda boot melalui flashdisk. Setting ini bisa Anda temukan di BIOS. Mengenai bagaimana cara mengatur agar komputer boot dari flashdisk, silahkan baca manual motherboard Anda. Selamat mencoba

Tip Membuat Sendiri Template Blogger (Blogspot)

Sudah bosan dengan template Blogger yang itu-itu saja? Ada dua pilihan buat Anda. Cara pertama cukup praktis, cari dan download template Blogger dari pihak ketiga, lalu salin dan pasang kode template blogger baru pilihan Anda. Cara kedua lebih kreatif, modifikasi sendiri template Anda!
Berikut beberapa tip dasar yang bisa Anda gunakan untuk mengedit atau membuat template Blogger Anda:

Backup Template dan Komponen

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum mengganti template Blogger adalah membackup template lama dan elemen-elemen halaman yang telah Anda miliki. Komponen selain posting, arsip, dan komentar cukup rawan dengan resiko hilang saat template baru diterapkan (Blogger akan memberi peringatan berupa daftar widget yang akan terhapus jika template baru Anda terapkan).
  1. Login ke halaman pengelolaan blog, klik Layout > Edit HTML.
  2. Untuk membackup template awal, seleksi seluruh kode di kotak Edit Template (Ctrl+A), lalu copy (Ctrl+C).
  3. Buka Notepad, lalu salin kode ke dalam lembar kerja Notepad (Ctrl+V).
  4. Simpan backup template awal Anda.
Edit HTML Blogger
Sebagai catatan, jika Anda telah menambahkan elemen / widget pada halaman blog Anda, maka sebelum melakukan langkah ke-2, aktifkan dulu kotak pilihan Expand Template Widget (di bagian atas kotak Edit Template). Baru setelah itu salin seluruh kode dan Anda simpan sesuai langkah berikutnya.
Kini Anda sudah siap mengutak-atik template Blogger Anda. Jika hasilnya kurang memuaskan, Anda tetap dapat memulihkan template awal dengan cara menyalin kode backup dari Notepad ke kotak Edit Template.

Menghilangkan NavBar

Merasa tidak nyaman dengan tampilan NavBar di bagian atas halaman blog Anda? Singkirkan NavBar dan perluas tampilan halaman blog Anda dengan cara berikut:
NavBar Blogger
  1. Buka template Blogger Anda di Layout > Edit HTML.
  2. Temukan titik penyisipan, letakkan kursor persis di atas baris body {.
  3. Sisipkan baris kode di bawah ini untuk menghilangkan tampilan NavBar di halaman blog Anda:

    #navbar-iframe {
       height:0px;
       visibility:hidden;
       display:none
    }
  4. Simpan perubahan template, preview blog dan nikmati hasilnya.
Penyisipan Kode Menghilangkan NavBar

Memodifikasi Lebar Halaman

Hal pertama yang perlu Anda pahami dalam memodifikasi halaman blog Anda adalah mengenai penetapan lebar komponen halaman (header, halaman posting, sidebar, dan footer).
Berikut adalah rumusan yang bisa Anda jadikan pedoman dalam mengutak-atik lebar halaman blog Anda :
#header-wrapper = #outer-wrapper = #footer = #main-wrapper + 30 + #sidebar-wrapper
Temukan dan ubah nilai width: di bagian tersebut sesuai kebutuhan :
  • #header-wrapper, #outer-wrapper, dan #footer menjadi patokan lebar seluruh halaman blog.
  • #main-wrapper adalah ukuran kolom posting Anda.
  • #sidebar-wrapper adalah ukuran kolom sidebar Anda.
  • Nilai 30 digunakan untuk memberi jarak antara antara kolom posting dan kolom sidebar.
Dengan berpatokan pada rumusan di atas, maka Anda dapat mengubah ukuran halaman Anda dengan mengedit HTML dengan nilai seperti berikut :
Nilai width awal:
660px = 660px = 660px = 410px + 30px + 220px
Nilai width untuk modifikasi:
750px = 750px = 750px = 470px + 30px + 250px
Penjelasan langkah pengeditan:
  1. Timpa nilai width pada bagian #header-wrapper, #outer-wrapper, dan #footer menjadi 750px.
  2. Timpa nilai width pada bagian #main-wrapper menjadi 470px.
  3. Timpa nilai width pada bagian #sidebar-wrapper menjadi 250px.
Nilai width #main-wrapper = 470px cocok untuk beriklan (ukuran ini bisa mengakomodasi banner 468x60 px). Silakan ubah ukuran sesuai selera dengan berpatokan pada rumusan di atas.

Memodifikasi Jumlah Kolom

Pilihan template yang disediakan Blogger umumnya tersusun atas dua kolom (kolom posting dan kolom sidebar). Anda dapat membuat kolom tambahan dengan menyalin kode sidebar dan mengatur ulang ukurannya.
Sebagai contoh, berikut cara membuat halaman blog dengan tiga kolom.
Penyisipan Kolom Sidebar Baru
  1. Buka template Blogger Anda di Layout > Edit HTML.
  2. Kita gandakan kode kolom sidebar yang sudah ada. Umumnya kode sidebar dinamai sidebar-wrapper, namun ada juga template yang menggunakan nama sidebar-wrap atau sejenisnya.
  3. Temukan, seleksi, dan salin bagian ini:

    #sidebar-wrapper {
      width: 220px;
      float: $endSide;
      word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
      overflow: hidden;      /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
    }
  4. Pindahkan kursor di bawah kode tersebut, lalu sisipkan kode yang telah Anda salin. Kini anda memiliki 2 kode di atas.
  5. Bedakan nama kode, edit nama #sidebar-wrapper yang telah Anda sisipkan menjadi #sidebar-wrapper2.
  6. Ubah nilai width di #sidebar-wrapper dan #sidebar-wrapper2, dengan cara membagi 2 nilai yang ada. Misalnya nilai awal 220px Anda bagi menjadi masing-masing 110px.
  7. Selanjutnya temukan, seleksi, dan salin bagian ini:

    <div id='sidebar-wrapper'>
    <b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>
    ...
    ...
    </b:section>
    </div>
  8. Pindahkan kursor di bawah kode tersebut, lalu kembali sisipkan kode yang telah Anda salin. Kini anda memiliki 2 kode di atas.
  9. Edit nama <div id='sidebar-wrapper'> yang telah Anda sisipkan menjadi <div id='sidebar-wrapper2'>.
  10. Simpan Template. Preview blog Anda untuk memastikan tampilan 3 kolom telah berhasil Anda buat.

Cara menambah virtual memori untuk meningkatkan performa windows 7

Salah satu cara untuk meningkatkan performa (kinerja) yang bisa mempercepat windows 7 anda adalah dengan menambah virtual memori (virtual memory). Virtual memory adalah memori tambahan yang dapat diambil dari ruang kosong (free space) yang ada di hardisk. Windows menyediakan fasilitas ini untuk menunjang atau meningkatkan performa komputer (pc atau notebook). Secara default windows akan mengalokasikan ruang kosong di hardisk anda sesuai dengan batas minimum kebutuhan Windows , tetapi dengan pengaturan secara manual, kita bisa menambah ruang virtual memori komputer. Memori virtual ini akan digunakan oleh windows secara otomatis jika memori fisik  telah terpakai penuh oleh aplikasi windows, Dengan menambah virtual memory  maka kita dapat menghindari munculnya pesan "low virtual memory...".

Berikut ini adalah prosedur atau cara untuk menambah virtual memori windows 7:

1. Klik kanan pada icon computer pilih Properties


Virtual Memory windows 7
2. Pilih Advanced system settings

Virtual memory setting

3. Pilih tabulasi Advanced
Pilih tombol Settings ..

setting virtual memori4. Dalam kotak dialog Performance Option

Pada bagian virtual memory pilih tombol Change ...

virtual memori windows
5. Lepaskan centang "automatically manage paging file size for all drives"
Pilih option Custom size
Isi bagian initial size (MB) : 1000 (sesuaikan dengan kapasitas ruang kosong di hardisk anda)
Isi bagian maximum size (MB) : 2000 (sesuaikan dengan kapasitas ruang kosong di hardisk anda bisa lebih besar atau lebih kecil dari nilai tsb)

Klik tombol Set
Set virtual memory6. hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini
Pilih OK
Restart komputer anda
virtual memori 02
Pengaturan virtual memory ini hanya bermanfaat jika kapasitas memory telah penuh digunakan oleh berbagai aplikasi yang sedang berjalan di komputer. Untuk lebih mengoptimalkan kinerja windows maka bisa lakukan langkah berikut  mempercepat windows 7 



Beberapa tips lainnya untuk mengoptimalkan komputer bisa dilihat disini tutorial windows 7

Memproteksi wallpaper agar tidak bisa diubah

Memproteksi wallpaper agar tidak bisa diubah terkadang diperlukan jika kita ingin wallpaper kesukaan kita tidak bisa diubah atau diganti oleh orang lain yang menggunakan komputer kita. Sebenarnya wallpaper tersebut masih bisa diubah dengan mengatur "setting registry" atau pada "Group policy" namun jika menggunakan cara biasa yaitu klik kanan di desktop kemudian mengatur di "Display Properties" maka fitur untuk mengganti wallpaper tidak aktif.

Untuk mengunci wallpaper agar tidak bisa diganti lakukan prosedur berikut:



1. Pilih Start -> Run , kemudian ketik gpedit.msc
Klik OK


2. Akan terbuka kotak dialog "Group Policy"
Pilih : " Local Computer Policy - User Configuration - Administrative Template - Control Panel - Display "
Double klik "Prevent changing wallpaper "


3. Pada kotak dialog berikut pilih "Enable"
Klik OK

Saat membuka pengaturan display properties maka fitur untuk mengganti wallpaper tidak aktif dan  terlihat tombol "Browse" tidak aktif



Catatan:
Untuk mengaktifkan kembali tombol Browse pada Display Properties di atas , maka pada hambar langkah 3 pilih "Disable" atau "Not configured"

Selain pilihan menonaktifkan penggantian wallpaper , dengan mengubah beberapa fitur lain di Group Policy kita juga dapat melakukan:
a. Menonaktifkan screen saver
b. Menghilangkan tabulasi screen saver dari Display Properties
c. Menghilangkan tabulasi setting dari Display Properties
d. Dll.

Membuat Jaringan (LAN) dengan 2 Komputer

Jariangan LANSudah lama juga ya Dunia Komputer tidak membahas tentang jaringan, setelah dulu pernah sedikit membahas tentang jaringan di artikel Dial-Up dengan Cepat atau Cara mengetahui IP Address. Namun, Dunia Komputer belum pernah membahas tentang cara membuat atau mengkonfigurasi jaringan lokal. Kebetulan, ada seorang sahabat yang menanyakan cara membuat dan mengkonfigurasi jaringan (LAN), maka saya buat saja tutorial ini.
Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai cara membuat jaringan (LAN) kecil dengan 2 komputer dengan menggunakan kabel UTP. Untuk itu yang perlu Anda persiapkan adalah kabel UTP dan Jack RJ-45 yang sudah terpasang serta Network card pada masing-masing komputer. Biasanya komputer sekarang sudah dilengkapi dengan Lan Card pada motherboard komputer tersebut. Jika tidak ada Anda bisa membelinya di toko komputer bersama dengan kabel UTP dan Jack RJ-45.
Jika hanya menghubungkan 2 komputer, Anda tidak memerlukan sebuah hub atau switch. Namun, konfigurasi kabelnya yang sedikit berbeda. Jika Anda membuat jaringan untuk 2 komputer tanpa menggunakan hub atau switch, konfigurasi kebal yang digunakan adalah kabel Cross. Sebaliknya jika mengggunakan sebuah hub atau switch, untuk membuat jaringan lebih dari 2 komputer maka konfigurasi kabel yang digunakan adalah kabel Straight. (Silahkan baca Cara Memasang Kabel UTP Tipe Straight dan Cross)
Ok langsung saja saya bahas mengenai cara membuat jaringan (Lan) untuk menghubungkan 2 komputer. Beriikut langkah-langkahnya:
  1. Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel cross ke port LAN card komputer pertama Anda.
  2. Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.
  3. Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.
  4. Network status
  5. Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Setting
  6. Setting LAN Card
  7. Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.
  8. Konfigurasi LAN Card
  9. Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.
  10. LAN Properties
  11. Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.
  12. Set IP Address
  13. Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties
Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:
  1. Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties. Anda juga menekan tombol kombinasi keyboard Win + Break.
  2. Bagi Anda pengguna windows 7, caranya sedikit sama yaitu buka system properties dengan cara seperti pada windows XP. Pada jendela yang muncul klik tulisan Change Setting pada bagian Computer name, domain, and workgroup setting.
  3. Rubah nama computer
  4. Pada jendela System Properties, baik Windows XP, Vista ataupun Windows 7, klik tombol Change.
  5. System properties
  6. Di jendela berikutnya berikan nama untuk komputer 1 dengan nama yang diinginkan. Misalkan DK-1. Dan berikan nama dari workgroup Anda. Contonya Dunia Komputer.
  7. Nama computer
  8. Klik OK dan klik OK juga pada jendela System Properties.
Agar perubahan yang baru Anda lakukan berpengaruh pada system maka diperlukan proses restart. Untuk itu retart komputer Anda. Lakukanlah langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk melakukan konfigurasi Network Card dan merubah nama komputer serta workgroup pada komputer kedua. Namun, bedanya pada komputer 2, IP address yang diberikan adalah 192.168.0.2. Subnetmask sama yaitu 255.255.255.0. Sedangkan Nama komputer harus berbeda. Misalkan berikan nama DK-2. Namun, workgroup haruslah sama.
Untuk mengetahui apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung lakukanlanh ping dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya. Caranya sebagia berikut:
  1. Buka Command Prompt dengan menekan tombol keyboard Win + R.
  2. Pada CMD ketik perintah “ping IP Address”. Ip Addrees diisi dengan IP komputer yang ingin di ping. Jika Anda melakukan ping dari komputer 1, maka IP address diisi dengan IP komputer 2. Begitu juga sebaliknya. Contoh perintah ping dari komputer 1 ke komputer 2:
    ping 192.168.0.2
  3. Jika koneksi antar kedua komputer tersebut berhasil maka hasilnya akan seperti ini:
    Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Ping statistics for 192.168.0.2:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
    Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
  4. Jika hasilnya seperti ini:
    Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
    Request time out
    Request time out
    Request time out
    Request time out
    Ping statistics for 192.168.0.2:
    Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss)
    Berarti kedua komputer tersebut belum terkoneksi. Cobalah memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau mungkin saja ada kabel yang putus.
Jika semuanya sudah beres dan hasil ping sudah bagus, ini artinya Anda berhasil mengubungkan 2 komputer tersebut. Pada artikel berikutnya Dunia Komputer akan membahas bagaimana melakukan sharing folder, printer dan internet pada kedua komputer tersebut. Demikian tutorial singkat untuk membuat jaringan (LAN) dengan 2 komputer. Tutorial ini masih jauh dari sempurna dan mungkin masih banyak kesalahan yang saya buat. Apabila ada diantara Anda yang lebih paham mengenai jaringan silahkan berkomentar melalui kotak komentar. Salam!

Mengembalikan data yang hilang menggunakan recuva (freeware data recovery)

Buat teman-teman yang mungkin kehilangan data karena tanpa sengaja terhapus, selain menggunakan sofware gratis pandora data recovery atau easus recovery, maka anda bisa mencoba recuva recovery. Semakin banyak software yang anda gunakan maka semakin besar peluang untuk menemukan data anda kembali,karena jika sebuah software tidak menemukan maka software yang lain kemungkinan bisa menemukan-nya.

Software ini besarnya sekitar 3,6 MB, yang bisa anda download di situs resminya data recovery


Menggunakan Fragext untuk Defrag file windows anda secara parsial

Selain menggunakan fasilitas disk defragmenter milik windows, maka bisa juga memanfaatkan aplikasi Fragext untuk melakukan defrag file windows.

Mungkin ada teman yang masih pemula dan bertanya apa kegunaan dari disk defragmenter. Disk defragmenter adalah sebuah aplikasi yang berguna untuk mengatur letak file-file yang berhubungan agar disimpan secara berdekatan di dalam piringan magnetik hardisk. Biasanya file dipisah menjadi beberapa bagian utama yaitu file system, file aplikasi, dan file data. Ketiga jenis data tersebut akan disimpan secara berdekatan berdasarkan kelompok datanya, agar mudah diakses oleh sistem operasi komputer.

Oleh karena seringnya melakukan instal dan uninstal aplikasi-aplikasi maka file-file yang awalnya beraturan saat pertamakalik menginstal windows, maka secara lambat laun akan mengalami ketidak beraturan penyimpanannya di dalam hardisk. Untuk mengatur letak file tersebut dibutuhkan aplikasi disk defragmenter.

Nah apa perbedaan, keunggulan dan kelemahan dari disk defragmenter bawaan windows dan Fragext,

Disk defragmenter dapat melakukan pengaturan secara menyeluruh terhadap file di dalam hardisk, namun jika menggunakan disk defragmenter akan membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan proses defrag file.
Sedangkan jika menggunakan Fragext aplikasi ini tidak melakukan pengaturan file secara menyeluruh tetapi hanya file yang dipilih saja yang akan diatur, jadi waktu prosesnya bisa lebih cepat bahkan hanya dalam hitungan menit saja tergantung banyaknya file yang akan di defrag. Aplikasi ultility Fragext dapat berfungsi dengan baik pada sistem berkas FAT, FAT32 and NTFS.

Berikut ini adalah cara defrag file windows di hardisk menggunakan aplikasi Fragext,  bisa ikuti prosedur berikut:

1. Buka aplikasi Fragext - Defrag Manager
2. Pilih Add File


3. File file yang akan di defrag, dalam contoh ini saya menggunakan file yang ada di folder C:/windows/system32/
(saya hanya memilih file saja tanpa folder)
Klik tombol Open
maka proses defrag akan dimulai


4. Jika selesai akan muncul pesan Completed


Anda bisa memulai lagi proses defrag  pada file yang lain.

Catatan:
Biasanya saat menginstal aplikasi baru, yang terupdate hanya file di system32, system, documents and settings dan di folder aplikasi yang yang anda install,

Untuk mendownload aplikasi Fragext anda bisa download disini Fargext defragmenter

Beberapa postingan lain yang membahas tentang cara menggunakan windows xp bisa dilihat disini panduan widows xp

Cara mengetahui lama pemakaian komputer

Mungkin ada diantara teman-teman yang sering tidak mengecek lama pemakaian komputer anda. Atau sudah berapa lama komputer terpakai. Dengan mengetahui lama pemakaian komputer, bisa membantu kita untuk mengistirahatkan (shutdown) komputer. Agar komputer anda bisa kembali dingin dan mudah-mudahan komputer bisa awet.

Lama waktu pemakaian komputer dihitung mulai dari komputer start (booting) hingga saat anda melakukan pengecekan lama pemkaian.

Untuk mengetahui lama pemakaian komputer, bisa lakukan prosedur berikut:

1. Pada start menu, pilih Start -> Run
ketik cmd
Klik tombol OK


2. Akan muncul commad prompt


3. Ketik systeminfo
kemudian tekan enter


4. Akan terlihat lama pemakaian komputer
(dalam contoh ini, lama pemakaian komputer saya adalah 6 jam 47 menit 22 detik)

Cara menghapus partisi hardisk di windows 7

Terkadang karena ingin mengubah ukuran partisi hardisk di windows 7, jika di hardisk tidak ada free space maka anda bisa menghapus atau memperkecil (shrink) partisi yang ada agar terbuat sebuah free spaces. Dalam bahasan kali ini kita mencoba menghapus partisi hardisk. Widows vista maupun windows 7 sudah menyediakan fasilitas untuk mengatur partisi hardisk yaitu tools computer management (disk management)

Untuk menghapus partisi hardisk di windows 7 bisa lakukan prosedur berikut:

1. Di kotak search (run) ketik computer management


partisi hardsik2. Pilih Disk management
Dalam contoh ini ada dua hardisk,yaitu disk 0 ( hardisk pertama) dan disk 1 (hardisk kedua), kebetulan di komputer saya terpasan 2 hardisk, jika di komputer anda hanya 1 hardisk maka hanya ada disk 0.
disk 0 berisi 4 partisi, sedangkan disk 1 berisi 5 partisi

Yang akan dihapus partisinya adalah hardisk kedua (disk 1), nama partisi yang akan dihapus adalah zandi


3. Klik kanan pada partisi zandi, kemudian pilih delete volume

delete partition4. Klik Yes
hapus partisi5. Setelah partisi terhapus, maka akan ada sebuah free space

cara hapus partisi Dengan Free spaces ini anda bisa gunakan untuk memperbesar/extend partisi yang lain
Setelah mempunyai ruang hardisk yang kosong (free space) maka langkah selanjutnya adalah memperbesar ukuran partisi, bisa dengan memperbesar partisi C (WIN7) , atau juga bisa memperbesar Partisi HDSata_Master. Tergantung partisi mana yang akan di perbesar (Extend Partition). Agar lebih mudahnya bisa lihat langkah selanjutnya disini memperbesar partisi hardisk windows 7


Karena tahapan partisi hardisk ini ada beberapa langkah yang saling berhubungan saya sarankan membaca panduan ini dari postingan awal, bisa dilihat disini cara membuat partisi hardisk windows 7